Selasa, 11 November 2008

Tugas Bahasa Indonesia

100 Tahun Silam dan Sekarang

Darah
Pekik
Jerit
Tangis
Gema
dan Sorak

Semua melebur menjadi satu
Menyulut api perjuangan
yang tak terpadamkan
Oleh laras yang tertodong
Maupun injakan remeh serdadu

Gerilya tak berarti pengecut
Garis belakang tak berarti pengkhianat

Tak gentar
Tak takut
Tak kenal lelah
Tanpa pamrih
Mereka berjuang

Rela berkorban
Rela dibabak-belurkan
Rela tersungkurkan mati

Beranikah generasi kita sekarang?

Merekalah guru bangsa
Teladan bangsa
dan Pahlawan kita

Kitalah penerus bangsa
Penerus penjaga warisan
Warisan kemerdekaan nenek moyang

Sekarang kita bangkit
Kita bangun
Sadar dari kebobrokan moral
dan
Keluar dari jurang kehancuran

Mari berjuang bersama

Tidak ada komentar: