100 Tahun Silam dan Sekarang
Darah
Pekik
Jerit
Tangis
Gema
dan Sorak
Semua melebur menjadi satu
Menyulut api perjuangan
yang tak terpadamkan
Oleh laras yang tertodong
Maupun injakan remeh serdadu
Gerilya tak berarti pengecut
Garis belakang tak berarti pengkhianat
Tak gentar
Tak takut
Tak kenal lelah
Tanpa pamrih
Mereka berjuang
Rela berkorban
Rela dibabak-belurkan
Rela tersungkurkan mati
Beranikah generasi kita sekarang?
Merekalah guru bangsa
Teladan bangsa
dan Pahlawan kita
Kitalah penerus bangsa
Penerus penjaga warisan
Warisan kemerdekaan nenek moyang
Sekarang kita bangkit
Kita bangun
Sadar dari kebobrokan moral
dan
Keluar dari jurang kehancuran
Mari berjuang bersama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar